Berita
Mengembalikan Satwa ke Alam, Menjaga Keanekaragaman Hayati Suaka Marga Satwa Danau BIAN
08 Oktober 2026
Merauke, 8 Oktober 2026 – PT Bio Inti Agrindo memfasilitasi kegiatan pelepasliaran 11 individu satwa liar dari sembilan jenis di Suaka Marga Satwa Danau BIAN sebagai bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung perlindungan keanekaragaman hayati dan konservasi satwa liar.
Kegiatan tersebut dilaksanakan bersama Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Papua sebagai instansi yang memiliki kewenangan dalam pengelolaan dan perlindungan tumbuhan dan satwa liar. PT BIA memberikan dukungan terhadap pelaksanaan kegiatan serta memperkuat koordinasi dengan para pihak sebagai bagian dari kolaborasi konservasi yang telah dibangun bersama BBKSDA Papua.
Satwa yang dilepasliarkan terdiri atas ular sanca air, ular sanca hijau, ular sanca karpet, biawak lapang, biawak hijau, kadal lidah biru, kadal pensil, kanguru, dan cenderawasih apoda. Sebelum dikembalikan ke habitat alaminya, satwa-satwa tersebut telah melalui tahapan penanganan, pemeriksaan Kesehatan, dan habituasi dalam penangkaran yang sudah di fasilitasi oleh PT BIA untuk memastikan kondisinya layak dilepasliarkan.
Kegiatan dipimpin oleh Kepala BBKSDA Papua, Johny Santoso, S.Hut., M.Agr., serta melibatkan berbagai pemangku kepentingan, antara lain pemerintah, aparat keamanan, penegak hukum bidang kehutanan, Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Papua Selatan, masyarakat Kampung Kindiki, serta unsur dunia usaha.
Kolaborasi PT BIA dan BBKSDA Papua selama ini juga diarahkan untuk mendukung perlindungan habitat, penanganan satwa liar, penguatan fungsi kawasan konservasi, serta peningkatan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga keanekaragaman hayati Papua Selatan.
PT BIA meyakini bahwa keberhasilan konservasi membutuhkan keterlibatan banyak pihak. Karena itu, perusahaan akan terus mendukung program yang dapat memperkuat perlindungan satwa liar dan habitatnya serta mendorong pengelolaan lingkungan yang bertanggung jawab.
Melalui kolaborasi ini, PT BIA berharap satwa yang kembali ke alam dapat hidup dan berkembang secara alami, sekaligus menjadi bagian dari upaya bersama menjaga kekayaan keanekaragaman hayati Papua Selatan untuk generasi mendatang.