Dalam upaya memperkuat pengelolaan konservasi di Suaka Margasatwa Danau Bian (SM Danau Bian), pendekatan kolaboratif telah menjadi strategi utama.
Pendekatan Strategis memprioritaskan peningkatan efektivitas pengelolaan Suaka Margasatwa Danau Bian (SM Danau Bian) melalui model pengelolaan bersama yang komprehensif, yang mengintegrasikan pemantauan hutan, partisipasi masyarakat, dan penguatan kelembagaan. Dipandu oleh Theory of Change, program ini bertujuan untuk mengurangi ancaman serta melestarikan ekosistem darat dan perairan dengan meningkatkan kapasitas internal BBKSDA Wilayah 1 Merauke, memberdayakan Masyarakat Mitra Polhut (MMP), serta menyusun rencana pengelolaan jangka panjang yang selaras dengan regulasi zonasi. Management Effectiveness Tracking Tool (METT) menjadi landasan untuk mengidentifikasi kesenjangan, menetapkan prioritas, dan mengukur kemajuan menuju target nasional dengan skor di atas 70%. Sosialisasi awal dan tinjauan partisipatif terhadap METT memastikan bahwa perspektif pemerintah, masyarakat, organisasi masyarakat sipil, dan sektor swasta terintegrasi dalam perencanaan konservasi.
Untuk mengoperasionalisasikan strategi ini, program memperkuat penegakan hukum terkait perdagangan satwa liar, menerapkan patroli berbasis SMART untuk menetapkan garis dasar ancaman, memulihkan habitat darat dan perairan yang terdegradasi, serta menangani spesies invasif yang mengganggu keseimbangan ekologi. Pemulihan dilakukan melalui pembibitan masyarakat dan program penanaman, sementara pelatihan teknis serta dukungan peralatan memungkinkan BBKSDA dan MMP melaksanakan patroli secara efektif, menanggapi aktivitas ilegal, dan memantau tren keanekaragaman hayati. Melalui pendekatan terpadu dan kolaboratif ini, proyek meningkatkan tata kelola, mengurangi praktik ilegal dan tidak berkelanjutan, memperbaiki kondisi habitat, serta membangun sistem konservasi yang tangguh dan didukung oleh masyarakat untuk SM Danau Bian.
Tujuan Program
Meningkatkan efektivitas pengelolaan dan perlindungan LWBR melalui penguatan kapasitas kelembagaan, penerapan manajemen adaptif berbasis METT, restorasi ekosistem, perlindungan hutan berbasis masyarakat, serta penegakan hukum yang berkelanjutan, guna memastikan kelestarian keanekaragaman hayati dan keberlanjutan lanskap dalam jangka panjang.
Anggota masyarakat dibekali melalui berbagai program pelatihan untuk menjadi garda terdepan dalam melindungi Suaka Margasatwa Danau Bian. Masyarakat dipersiapkan dengan baik untuk berperan sebagai garis depan dalam menjaga keseimbangan ekologi di Suaka Margasatwa Danau Bian. Pelatihan-pelatihan ini berfungsi sebagai langkah tanggap darurat dan mencakup komponen-komponen berikut:
Program Pelatihan Pengelolaan Kebakaran:
- Pelatihan Dasar Pengelolaan Kebakaran
- Pelatihan Pengawasan Kebakaran & Peringatan Dini
- Pelatihan Penanggulangan Awal Kebakaran
- Pelatihan Penanganan Peralatan Pemadam Kebakaran
- Pelatihan Kesiapsiagaan El Niño dan Kekeringan Ekstrem
- Pelatihan Penilaian Risiko Kebakaran
