Highlights

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive

Kabupaten Merauke, Papua melalui Bupatinya Bpk Frederikus Gebze telah terima donasi berupa 680 pcs alat rapid test dari PT.Bio Inti Agrindo (PT.BIA) & POSCO International guna membantu mencegah dan menanggulangi Wabah COVID-19 di Indonesia khususnya Indonesia Bagian Timur.

Donasi berupa rapid test hari ini, Rabu 13 May 2020 diserahkan kepada satuan gugus tugas COVID-19 untuk selanjutnya didistribusikan kepada RSUD Merauke, RS Angkatan Laut dan RS Bunda Pengharapan.

Selain rapid test, PT.BIA juga akan memberikan donasi berupa 20.000 masker yang akan dikirimkan bertahap karena masih dalam proses logistics dari Jakarta ke Merauke.

340 pcs alat rapid test juga diberikan kepada Klinik PT.BIA yang berlokasi di Distrik Ulilin dibawah pimpinan Dokter Wawang Tirtana, agar dapat di manfaatkan oleh masyarakat yang berada jauh dari Kota Merauke. Total keselurahan Rapid Test yang digelontorkan untuk wilayah Merauke yakni 1.020 pcs

Dokter Wawang berpendapat “dalam memerangi COVID-19 kita semua perlu bekerjasama tidak hanya pemerintah, pihak swasta dan masyarakat juga harus berusaha memutus mata rantai ini “

Presdir PT.BIA menambahkan selain mengikuti protocol Kesehatan yang telah dibuat oleh pemerintah, pihaknya juga melakukan sosialisasi gaya hidup bersih kepada seluruh karyawannya dan menerapkan karantina mandiri bagi siapa saja yang akan memasuki areal kerja perkebunan sawit PT.BIA hal itu semata-mata untuk memutus mata rantai penularan COVID-19.

Frederikus Gebze menyampaikan rasa terima kasih atas kepedulian dan donasi PT.BIA dan Juga Group POSCO International yang di Korea, kami juga memeberikan apresiasi kepada Perusahaan karena aksi aksi yang telah dilakukan adalah salah satu Upaya membantu pemerintah dalam memutus mata rantai dan penanggulangan wabah ini. Kami semua berharap wabah COVID-19 ini dapat segera berlalu khususnya di Indonesia.

Acara penyerahan donasi ini dilakukan di Sekretariat Gugus tugas COVID-19 Kantor Bupati Kabupaten Merauke dan diterima secara simbolis oleh Bupati Kabupaten Merauke Bpk. Frederikus Gebze SE, MSI disaksikan oleh Sekretaris Daerah Bpk Daniel Pauta, Asisten 3 Bpk Yacobus Duwiri, Perwakilan Gugus Tugas COVID-19, Direktur Utama PT.BIA Bp. Kong Byoung sun dan juga beberapa orang Perwakilan dari PT.BIA

Aksi ini dilakukan sebagai upaya untuk melandaikan kurva COVID-19 seriring sejalan dengan tanggung jawab sosial POSCO INTERNATIONAL sebagai ‘Global Corporate Citizen’

-K-

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive

Merauke, TN – Sejak 2012, PT Bio Inti Garindo (BIA) melakukan investasi tanaman kepala sawit di Merauke. Kini perusahaan sudah menghasilkan minyak sawit mentah atau CPO (crude palm oil). Hasil tersebut tidak saja dipasarkan di Indonesia, bahkan sudah mengekspor ke luar negeri.

Untuk tetap bersaing di pasar global, perusahaan harus mempunyai Roundtable on Sustainable Palm Oil (RSPO) atau asosiasi yang terdiri dari berbagai organisasi dari berbagai sektor industri kelapa sawit yang bertujuan mengembangkan dan mengimplementasikan standar global untuk produksi minyak sawit berkelanjutan.

Berkaitan dengan maksud tersebut, pihak perusahaan melakukam pertemuan dengan para pihak dalam rangka penilaian NKT (Nilai Konservasi Tinggi) dan monitoring PDS (Penilaian Dampak Sosial) di wilayah kerja PT BIA di Kabupaten Merauke.

“NKT salah satu syarat yang harus dilakukan oleh perusahaan untuk dapat bersaing di pasar global. Artinya, kegiatan di areal kelapa sawit harus mengedepankan konservasi tinggi atau ramah lingkungan guna menjaga fungsi hutan,” jelas Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Merauke, Ir. Harmini di Halogen Hotel, Senin (10/02).

Ia mengatakan, pembangunan memang dibutuhkan, namun harus mengedepankan fungsi sosial dan dampak lingkungan dengan memperhatikan apa saja yang boleh dan yang tidak boleh dilakukan.

Sehingga kesempatan kali ini para pihak yang hadir dalam pertemuan dimaksud diharapkan memberi masukan, maupun saran untuk kegiatan perusahaan yang aman, ramah lingkungan serta berkelanjutan.

PT BIA sudah melakukan ekspor minyak kelapa sawit sejak Agustus 2019. Sehingga sangat penting adanya RSPO untuk memperhatikan dua tahapan penting yakni menyangkut sosial dan lingkungan.

Mengenai tanggung jawab sosial, PT BIA dikenal sebagai perusahaan yang paling cepat untuk menjalankan Corporate Sosial Responsibility (CSR) baik terhadap karyawan, pemerintah maupun masyarakat sekitar perusahaan.

“Kita harapkan ada masukan, agar kegiatan kelapa sawit bisa berkelanjutan. Kami menggunakan jasa konsultan yang memang ahli di bidang tersebut. Kami juga sudah punya tim untuk selalu memperhatikan setiap proses agar tetap sesuai dengan peraturan,” jelas General Manager PT BIA, Yanto Dawenan.

Saat ini, jumlah karyawan di PT BIA mencapai sekitar 4000 orang. Dari total tersebut 17 orang tenaga asing berasal Korea Selatan.

sumber: https://www.teropongnews.com/menghadapi-persaingan-pasar-global-pt-bia-lakukan-pertemuan-dengan-para-pihak/
HEAD OFFICE
Pacific Century Place Building Level 17, SCBD lot 10
Jln Jend Sudirman Kav 52-53 Jakarta 12190, Indonesia
Phone: +62 21 8086 4070

BRANCH OFFICE
Jl. Irian Seringgu RT.003 RW.001 (Beside Niaga Semesta 1 Area)
Kel. Seringgu Jaya, Merauke - Papua, Indonesia
Phone: +62 971 326370, +62 971 326373
©2021 PT. Bio Inti Agrindo. All Rights Reserved.

Search